 |
Debat ke-3 Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup dan Cawabup) Ponorogo tahun 2020
|
Ponorogo - Jumat, 4 Desember 2020, gelaran Debat ke-3 sekaligus debat
terakhir adu program dan gagasan kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati
(Cabup dan Cawabup) Ponorogo yang diselenggarakan oleh KPU Ponorogo di Gedung Sasana Praja.
Namun penampilan debat ketiga ini berbeda dengan sebelumnya, sebab
paslon 02 Ipong Muchlissoni nampak tidak hadir karena sakit dan hanya
dihadiri wakilnya, Bambang Tri Wahono.
"Ipong memang tidak hadir dalam debat lantaran sedang sakit, Dalam surat itu Pak Ipong memang
sakit. Ada surat dokternya juga," ujar Munajat saat menggelar jumpa
pers.
Ketua KPU Kabupaten Ponorogo saat ditanya surat izin sakitnya dari
dokter mana atau rumah sakit mana dengan tegas menjawab bahwa tidak
disebutkan rumah sakit mana dan hanya bersurat bahwa pada sore hari ini
tidak bisa hadir dalam debat,”tadi dengan surat tidak disebutkan dari
rumah sakit mana, cuma dengan bersurat kepada KPU Kabupaten Ponorogo,
bahwa pada sore hari ini beliau tidak bisa ikut debat publik yang ke
tiga ini,”terang Munajat.
Munajat juga menambahkan bahwa surat masuk itu sekitar pukul sepuluh
tadi pagi,” surat masuk pada siang tadi sekitar pukul sepuluh tadi pagi,
dan di dalam surat tidak disebutkan sakitnya. Surat itu hanya surat
pemberitahuan ke KPU Kabupaten Ponorogo bahwa pada pelaksanaan debat
pada sore hari ini tidak bisa mengikuti dengan alasan sakit,”tambahnya.
Sementara itu mendengar rival nya sedang sakit dan tidak bisa hadir dalam debat, Cabup Sugiri Sancoko didampingi Lisdyarita meminta masyarakat Ponorogo
beserta relawan untuk mendoakan cabup nomor 02 itu segera diberikan
kesembuhan dan diangkat penyakitnya. Bahkan, ia berencana menjenguk Ipong dengan mengajak media.
Dalam debat ke 3 kali ini pasangan Sugiri Sancoko - Lisdyarita menjelaskan program ungulan mereka yang di beri nama Nawa Darma Nyata untuk kabupaten Ponorogo hebat kedepan. Sugiri yakin jika visi dan misi yang mereka usung dapat membawa kesejahteraan masyarakat Ponorogo.
Disisi lain menjelang akhir masa kampanye, The Republic Institute merilis hasil survei Cabup-Cawabup Ponorogo
jelang Pilkada Serentak 9 Desember mendatang, Kamis (3/12/2020).
Penelitian dan survei ini dilakukan oleh Fatckhul Mujib, kandidat Doktor
Charles University Praha, Republic Ceko.
 |
| Sufyanto, Founder The Republic Institute saat menunjukan hasil survei dua paslon jelang Pilbup Ponorogo 2020 |
Sufyanto, Founder The Republic Institute, menyatakan survei ini menggunakan teknik pengambilan sampel
multi stage random. Ada 600 responden yang dilibatkan, tersebar di 21 kecamatan.
"Survei dilakukan pada tanggal 22 hingga 30 November 2020, dengan margin error sebesar 3,8 persen," ujar Sufyanto.
Hasil
survei Cabup-Cawabup Ponorogo ini cukup mengejutkan. Sufyanto
memaparkan, elektabilitas pasangan calon Sugiri Sancoko dan Lisdyarita,
mengungguli petahana dengan selisih cukup signifikan. Elektabilitas
Sugiri Sancoko dan Lisdyarita mencapai 52,7% sedangkan Ipong Muchlissoni
dan Bambang Tri Wahono sebesar 42,5%. Sementara yang menyatakan tidak
tahu terdapat 4,8%.