Jaket Merah Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi alias Kang Marhaen saat diskusi dengan Nganjuk Institute
|
NInews.Online - Pemkab Nganjuk
harapkan usaha keterampilan rias temanten terus dikembangkan. Hal itu
bisa dilakukan dengan upaya peningkatan kreatifitas dan keterampilan
para perias temanten di Kabupaten Nganjuk.
Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menjelaskan, perias temanten
merupakan profesi yang tidak mengenal pensiun. Untuk itu, para perias
dituntut untuk selalu meningkatkan kreatifitas dan ketrampilan agar
mampu bersaing secara sehat dengan para perias lain.
"Jangan ketinggalan trend dan perkembangan tata rias penganten. Kalau
tidak begitu seorang perias bisa tertinggal," kata Marhaen Djumadi,
Rabu (13/11/2019).
Oleh karena itu, dikatakan Marhaen Djumadi,
melalui kegiatan berbagai seminar maka kedepan diharapkan akan sangat
menambah wawasan bagi para penggiat Rias Temanten di Kabupaten Nganjuk.
Dimana dalam sebuah seminar para perias selain bisa mendapatkan
informasi tata rias terbaru dan sedang ngetrend, juga para perias bisa
saling tukar pikiran tentang tata rias bersama-sama.
"Untuk itulah, kegiatan seminar perias pemanten bisa sebagai upaya
peningkatan kualitas SDM masyarakat berprofesi perias temanten," ucap
Kang Marhaen panggilan Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi.
Pemkab Nganjuk, ungkap Kang Marhaen, melalui Gabungan Organisasi
Wanita (GOW) Kabupaten Nganjuk akan terus melakukan pembinaan dan
pelatihan peningkatan kemampuan para perias. Termasuk memperdalam tata
cara prosesi upacara adat budaya yang tidak bisa lepas dari busana
tradisional Jawa yang selalu membutuhkan seorang perias.
"Dan kami optimis, profesi perias akan dapat meningkatkan taraf hidup
seorang yang ditandai dengan meningkatnya perekonomian keluarganya,”
tutur Kang Marhaen.

0 comments: