NInews.Online - Komisi II DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama dengan
sejumlah penyelenggara Pemilu, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU),
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara
Pemilu (DKPP), Selasa (14/1).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia
mengkritisi kinerja penyelenggara pemilu yang dinilai merosot.
"Ada
penurunan kualitas dari penyelenggara Pemilu dari waktu ke waktu.
Pileg, Pilpres dan Pilkada," kata Doli di Gedung DPR RI, Senayan,
Jakarta Pusat, Selasa (14/1).
"Kita berkomitmen melakukan penyempurnaan sistem politik dan demokrasi
dengan menjaga pelaksanaan event politik termasuk Pilkada 2020 lebih
baik dari sebelumnya," sambungnya.
Menurutnya, Pilkada 2020 harus
dilaksanakan dengan meningkatkan kualitas mengingat gelaran tersebut
sudah keempat kalinya pelaksanaan Pilkada serentak.
Di sisi lain, KPU dan Bawaslu juga perlu segera menyelesaikan peraturan KPU dan peratusan Bawaslu agar segera diundangkan.
"Hal
ini guna memastikan persiapan Pilkada 2020 berlangsung dengan baik.
Kita tidak bisa menutup mata, salah satu komisioner dari institusi ini
terkena musibah," imbuhnya.
Mendengar pemaparan tersebut, salah seorang anggota DPR merespons singkat.
"Ini bukan musibah pimpinan, ini sesuatu yang direncanakan," ujarnya.


0 comments: