Direktur RSUD Kertosono Nganjuk, Laksomono Pratiknyo mengatakan, dengan dibukanya ruang perinatologi tersebut diharapkan pelayanan pasien khususnya bayi baru lahir yang punya masalah kesehatan mendapat penanganan yang lebih baik lagi.
"Tentunya ini juga merupakan peningkatan layanan kesehatan pada ibu dan bayi yang semakin baik lagi di RSUD Kertosono," kata Laksomono, kemarin.
Dijelaskan Laksomono, ruang perinatologi sendiri merupakan fasilitas rawat inap yang disediakan khusus untuk pasien bayi baru lahir sampai usia 28 hari yang mempunyai masalaj atau sakit. Sedangkan untuk bayi baru lahir yang sehat dirawat bersama ibunya (rawat gabung).
Lebih lanjut dikatakan Laksomono, telah diketahui bersama bahwa keadaan bayi baru lahir dipengaruhi oleh banyak hal sejak di dalam kandungan ibunya, selama proses persalinan dan setelah kelahiran.
Beberapa masalah itu dapat terjadi pada bayi baru lahir sehingga memerlukan penanganan dan perawatan khusus agar bayi dapat diselamatkan dan mempunyai kualitas hidup yang baik.
"Oleh karena itu, sejak tanggal 11 November 2019 di RSUD Kertosono mulai dibuka pelayanan ruang rawat inap perinatologi," ucap Laksomono.
Fasilitas yang disediakan dalam ruang perinatologi sendiri, ungkap Laksomono, disesuaikan dengan kebutuhan perawatan. Mulai dari bayi baru lahir dengan risiko tinggi, bayi dengan kelainan bawaan sampai dengan bayi sakit.
Adapun kriteria bayi yang membutuhkan perawatan khusus adalah bayi lahir bulan yang mempunyai masalah atau kelainan penyerta, bayi lahir kurang bulan (prematur), bayi lahir dari ibu yang mempunyai masalah kesehatan dan bayi dengan Hyperbilirubin atau dengan infeksi neonatus.
"Dan untuk menunjang layanan 24 jam ruang perinatologi akan didukung oleh Tim Klinik yang terdiri dari dokter spesialis anak dengan tenaga keperawatan yang terlatih dan siap melayani serta didukung oleh peralatan medik yang memadai," tutur Laksomono.


0 comments: