NInews.Online - Ditengah gejolak dan perlambatan ekonomi di era ini, membuat
Pemerintahan Noma (Novi Marhaen) berusaha meningkatkan kemandirian
ekonomi disetiap Desa muapun Kecamatan di Kabupaten Nganjuk.
Salah satunya dengan adanya kegiatan Temu Wicara untuk mengetahui
keluh kesah serta apa saja yang diperlukan para petani di kabupaten
Nganjuk, sehingga dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dalam bidang
Pertanian. Kegiatan tersebut juga dilakukan kemarin Rabu (27/11/2019) di
Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi,
Camat Sukomoro Tri Basuki, Kepala desa Nglundo Ansori, Forpimcam,
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan Kelompok Tani Desa Nglundo serta
Dinas terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Marhaen meninjau ke lapangan
langsung untuk melihat beberapa hasil pertanian warga setempat,
diantaranya Jeruk siam jenis Pontianak, Padi, dan Bawang Merah. “Jeruk
siam jenis Pontianak kurang lebih area 1 hektar, satu tahun bisa
mendapatkan keutungan 80 juta,” ungkap Wabup Marhaen.
Lebih lanjut, kata Wabup, selain buah jeruk, dimusim kemarau seperti
ini di Desa Nglundo masih bisa panen padi, ini sangat luar biasa. Dan
Desa Nglundo ini sebagai rujukan Pemkab Nganjuk, bahwa Nglundo itu
tempat produsen untuk beras PKH, Bumdesnya luar biasa, jadi selama ini
PKH itu diambilkan dari beras dari luar, namun di Nglundo sudah
mencukupi sampai 5 Kecamatan dengan jumlah 160 ton beras setiap
bulannya.
Oleh karena itu, Wabup Marhaen berharap kepada para petani untuk
terus semangat, agar dapat meningkatkan kualiatas maupun hasil
pertanianya agar lebih menambah produsen – produsen lain, sehingga dapat
meningkatkan ekonomi di desa kususnya Kabupaten Nganjuk, pungkas Wabup
Marhaen yang akrab disapa Kang Marhaen.


0 comments: