NInews.Online - Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang sangat penting
terutama pada enam bulan pertama kehidupan bayi. Beragam manfaat dari
ASI ini terbukti dapat meningkatkan imunitas, memberikan nutrisi yang
optimal, serta mempengaruhi perkembangan kognitif.
ASI mengandung air, lemak, protein, dan nutrisi yang dibutuhkan bayi
untuk tumbuh. Julie Bouchet-Horwitz, Direktur Eksekutif New York Milk
Bank menjelaskan bahwa ASI memiliki hormon pertumbuhan yang baik untuk
perkembangan otak, dan juga memiliki sifat anti-infeksi untuk melindungi
bayi yang rentan dari penyakit yang diderita.
Selain itu, ASI juga mengandung molekul bioaktif yang melindungi
tubuh dari infeksi dan peradangan, membantu sistem kekebalan tubuh,
memaksimalkan pengembangan organ, dan mendorong kolonisasi mikroba yang
sehat.
Namun, dari segala manfaat tentang ASI tersebut, beberapa orang
dewasa mungkin memiliki banyak pertanyaan, seperti apa rasa ASI
sebenarnya?
Rasa ASI berbeda dengan jenis susu yang dijual di toko. Sebagian
besar orang mendeskripsikan rasa ASI seperti susu almond yang sangat
manis.
Namun, rasa ASI juga dipengaruhi oleh apa yang dimakan setiap ibu
setiap harinya. Selain itu, beberapa ibu, yang telah mencicipinya, juga
mengatakan rasa ASI seperti mentimun, air gula, blewah, es krim melted,
dan madu.
Seperti yang dilansir pada laman Heath Line, kebanyakan ibu
mengatakan ASI berbau seperti susu sapi, tetapi lebih lembut dan manis.
Beberapa juga mengatakan bahwa susu mereka trekadang memiliki bau
"sabun". Hal tersebut dapat terjadi karena enzim lipase, yang membantu
memecah lemak tinggi.
ASI yang telah dibekukan dan dicairkan bisa jadi memiliki bau yang
sedikit asam, dan merupakan hal yang normal. Hal yang perlu
diperhatikan, ASI yang benar-benar asam, yang dihasilkan dari susu yang
dipompa dan kemudian tidak disimpan dengan benar akan berbau "tidak
aktif", seperti halnya ketika susu sapi berubah menjadi asam.


0 comments: