NInews.Online - Tidak selamanya sesi bercinta yang kamu lakukan bersama pasangan
berjalan dengan panas dan berbunga-bunga. Kadang kamu harus melakukannya
dengan pasangan walau dalam kondisi yang kurang tepat.
Kamu bisa saja bercinta dengan pasangan dalam kondisi yang terlalu
lelah atau stres. Walau begitu, hal ini rupanya tak menutup kemungkinan
bahwa kamu bisa mengalami orgasme walau sesi bercinta kurang
menyenangkan.
Dilansir dari Health, peneliti menyebut bahwa terdapat suatu hal yang
mereka sebut sebagai orgasme yang 'buruk'. Penelitian terbaru yang
dipublikasikan pada Archives of Sexual Behavior menjelaskan apa yang
dimaksud sebagai orgasme yang tak menyenangkan ini dan mengapa sejumlah
orang mengalaminya.
Orgasme buruk sendiri dapat digolongkan sebagai orgasme yang tak
nikmat dan bahkan tak menyenangkan. Menurut penelitian, hal ini bahkan
bisa berdampak buruk pada hubungan, seksualitas, serta pada kesehatan
psikologis.
Sesi seks yang tak menyenangkan ini tentu saja dalam koridor hubungan
seks konsensual yang disetujui kedua pihak. Orgasme yang dimaksud di
sini merupakan orgasme yang kurang bisa dinikmati pada saat bercinta.
Peneliti menyebut bahwa hal ini bisa terjadi ketika kamu berada dalam
kondisi yang membuatmu tak bisa menolak bercinta. Sebagai contoh, kamu
terpaksa bercinta dengan pasangan karena kamu merasa tak mampu
menolaknya sehingga kamu tak dapat menikmatinya.
Terdapat hal lain yang bisa menyebabkan kamu tak merasa mendapat kesenangan ketika orgasme.
"Penelitian menunjukkan bahwa tekanan untuk mendapat orgasme bisa menimbulkan stres serta hal negatif lainnya," tulis peneliti.
"Sebagai conton, pria dan wanita sering menyebut bahwa mereka merasa
harus mendapat orgasme selama aktivitas seksual konsensual untuk
memastikan bahwa seks terjadi secara adil dan setara antara pasangan,"
sambungnya.
Pada sisi lain, ketika tekanan untuk mencapai suatu hal sudah
memuncak, pada akhirnya tidak bakal muncul hal positif. Alasan kesehatan
juga bisa menjadi penyebab munculnya orgasme yang tak menyenangkan. Hal
lain yang juga diungkapkan partisipan adalah karena tiadanya hubungan
emosional yang dalam dengan pasangan.
Hasil penelitian ini mengungkap bahwa terdapat banyak faktor yang
membuat orgasme jadi kurang menyenangkan. Selain itu, orgasme yang
terjadi juga belum menjadi tanda bahwa sesi bercinta tersebut cukup
sukses dan memuaskan.


0 comments: