NInews.Online - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan jangan hanya berkoar-koar di
publik terkait opersi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap
Komisoner KPU, Wahyu Setiawan, yang juga menyeret salah satu kadernya,
Harun Masiku.
Demikian disampaikan pengamat politik Ray Rangkuti, saat dihubungi , Senin (13/1/2020).
Menurut Ray, pernyataan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang
menyebut partainya korban framing dari OTT KPK terhadap Wahyu haruslah
dibuktikan dengan melaporkan para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi
ke Dewan Pengawas KPK.
Demikian pula dengan pernyataan politikus PDI Perjuangan, Masinton
Pasaribu yang menyebut tindakan tim penyelidik KPK mendatangi kantor DPP
PDIP adalah ilegal.
"PDIP harus laporkan komisioner KPK ke Dewas. Kenapa? Seperti
disebutkan pak hasto ini upaya framing, ini harus buktikan. Adukan ke
dewas. Apakah ada upaya framing terhadap OTT KPK. Kemudian Masinton,
menyebut tindakan KPK ini ilegal, bagi saya saudara Masinton harus
laporkan ke Dewas," kata Ray.
"Ini kan sudah ada Dewas (KPK), kok mereka masih koar-koar di luar,
yang ngotot revisi dia juga, yang pilih komisionernya dia-dia juga. Kan
aneh (masih koar-koar di luar)."
Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan,
Masinton Pasaribu menyebut tindakan tim penyelidik KPK yang mendatangi
kantor DPP PDIP, Kamis (9/1/2020) adalah ilegal. "Adalah tindakan
ilegal, untuk mendiskreditkan PDI Perjuangan," kata Masinton melalui
keterangan tertulis, Minggu (12/1/2020).
Masinton menilai tindakan tersebut ilegal lantaran pada saat
mendatangi kantor DPP PDIP penyelidik KPK tak mampu menunjukkan surat
tugas dan legalitas formal. Padahal, dalam hukum acara pidana dan
peraturan perundang-undangan, keberadaan surat itu telah diatur secara
jelas.
Sementara Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan
partainya menjadi korban pembingkaian atau framing kasus suap komisioner
KPU Wahyu Setiawan. Dia menilai pers ikut memframing bahwa dia terlibat
kasus tersebut.
"Justru kalau kita lihat dari framing yang dilakukan, PDI Perjuangan
menjadi korban dari framing itu," kata Hasto di arena Rakernas I PDIP
2020, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2020).


0 comments: