NInews.Online - Respons PDIP atas rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk
melakukan penyegelan di kantor DPP PDIP sebagai tindakan framing,
seharusnya dibuktikan.
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, apabila hal itu hanya sebatas
pernyataan biasa, tentu tidak akan dapat membangun KPK yang kuat,
konstitusional dan adil.
"Kewajiban moral bagi Sekjen PDIP ataupun Masinton Pasaribu, segera
melaporkan penyidik atau komisioner KPK ke Dewan Pengawas KPK. Laporan
berdasar dugaan tindakan melakukan framing buruk terhadap individu
ataupun parpol apalagi langkah framing itu. Misalnya, dilakukan dengan
tindakan ilegal," kata Ray di Jakarta, Senin (13/1/20).
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Indonesia ini,
publik untuk selalu menjaga KPK agar bertindak sesuai dengan aturan yang
berlaku. Lebih-lebih aturan itu telah direvisi dengan sudah payah dan
penuh dengan keriuhan.
Ray menjelaskan, PDIP adalah salah satu fraksi DPR yang paling terkemuka dalam hal menuntut revisi UU KPK.
"Dengan salah satunya membentuk Dewan Pengawas di mana salah satu
kewenangannya adalah memberi izin penyadapan, penyitaan dan
penggeledahan. Kewajiban moral PDIP jugalah yang memastikan seluruh
proses itu dipatuhi KPK. Memastikan dewan pengawas dapat berfungsi
dengan semestinya," tuturnya.
Ray juga mengaku heran, revisi UU KPK sudah disahkan, Komisioner baru
dan dewan pengawas telah dibentuk, yang mana bukan saja melibatkan PDIP
tapi bahkan menjadikan partai berlambang banteng itu sebagai motornya.
"Saat yang sama, PDIP tidak pergunakan mekanisme yang dibuat oleh mereka sendiri," sindirnya.
PDIP, menurut Ray, masih mempergunakan jalur opini untuk membuktikan
dugaan adanya framing atau tindakan ilegal yang dilakukan oleh KPK.
"Maka dengan ini, kita mendesak agar Masinton atau saudara Hasto K
untuk sesegera mungkin melaporkan penyidik KPK atau komisionernya ke
Dewan Pengawas," tukasnya.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, sebelumnya, merasa ada
pihak yang sengaja menggiring opini terhadap dirinya terkait kasus suap
yang menyeret Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan kader PDIP Harun Masiku
Hasto memastikan akan menyikapinya dengan dewasa. Apalagi, menurutnya bukan kali ini saja PDIP diterpa isu miring.
"Ada yang framing saya menerima dana, memperlakukan bentuk kekuasaan secara sembarangan,” kata Hasto di JIExpo


0 comments: